Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Blog / Festival Tembulun Berasap Pejangki

Festival Tembulun Berasap Pejangki

/
/
/
231 Views

Blogger Riau, Indragiri Hulu – Festival Tembulun Berasap Pejangki. Salah satu langkah pemerintah dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah adalah dengan mengadakan event atau festival. Berita Festival berikut ini datangnya dari kabupaten Indragiri Hulu. Simak selengkapnya !

Kenalkan Objek Wisata Andalan, Pemkab Inhu Gelar Festival Tembulun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar festival Tembulun pada 25-26 November 2017, dengan konsep ECO wisata bertempat di Air Terjun Tembulun Berasap yang berlokasi di salah satu objek wisata yang terkenal di Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Digelarnya festival Tembulun yang berkonsep ECO wisata yang menawarkan suasana alam asri dengan sensasi berpetualang disampaikan, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Inhu, Ahmad Fahmi Selasa (14/11/17) menegaskan pihaknya selama sepuluh hari ke depan bersama masyarakat Desa Pejangki tengah mempersiapkan festival Tembulun dengan berbagai macam perlombaan didalamnya.

“Untuk menuju ke sana selain menggunakan sepeda motor, pengunjung juga harus berjalan kaki sejauh 300 meter. Pengunjung juga harus berjalan kaki, dengan kemiringan tidak sampai 45 derajat, selain itu objek wisata ini juga cocok bagi komunitas pecinta alam atau komunitas petualang,” ujarnya.

Diungkapkannya, pihaknya saat ini sudah mempersiapkan materi lomba yang akan digelar selama pelaksanaan festival Tembulun Berasap. Beberapa lomba yang digelar diantaranya, pacu sampan tradisional. Dimana perlombaan ini sudah sering dilaksanakan oleh masyarakat tempatan, oleh karena itu untuk mempertahankannya pihaknya melaksanakan lomba pacu sampan ini.

“Selain itu, lomba yang tidak ketinggalan dan sudah menjadi tradisi masyarakat Desa Pejangki adalah lomba nandung sialang. Menurut tradisi masyarakat tempatan, sebelum mereka mengambil madu lebah di pohon sialang, mereka terlebih dahulu bersenandung tujuannya untuk menjinakkan lebah,” ungkapnya.

Festival Tembulun Berasap merupakan yang pertama digelar di Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu. Pihaknya berharap dengan festival ini semakin mempromosikan objek wisata Air Terjun Tembulun Berasap di desa tersebut. Untuk pembukaan, kegiatan ini rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Inhu. Selain melaksanakan festival Tembulun Berasap, selanjutnya Disporapar Inhu juga akan melaksanakan festival Danau Meduyan yang akan dilaksanakan pada akhir November mendatang. Jelasnya. ***

Tembulun Berasap Pejangki Batang Cenaku
Explore Wisata Air Terjun Tembulun Berasap Pejangki Batang Cenaku, Indragiri Hulu, Riau.

Catat Tanggalnya, Festival Tembulun Meriah dengan Berbagai Lomba Tradisional

Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku sebentar lagi bakal diramaikan dengan pelaksanaan festival Tembulun Berasap. Festival ini sendiri akan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 25 November hingga 26 November 2017. Pada festival ini akan dilaksanakan sejumlah perlombaan tradisional. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Inhu, Ahmad Fahmi menjelaskan berbagai perlombaan yang akan dilaksanakan.

Beberapa yang disebutkannya adalah lomba pacu sampan tradisional. “Perlombaan ini sudah sering dilaksanakan oleh masyarakat tempatan, oleh karena itu untuk mempertahankannya kita melaksanakan lomba pacu sampan ini,” kata Fahmi, Selasa (14/11/2017).

Selain itu, lomba yang tidak ketinggalan dan sudah menjadi tradisi masyarakat Desa Pejangki adalah lomba nandung sialang. Menurut tradisi masyarakat tempatan, sebelum mereka mengambil madu lebah di pohon sialang, mereka terlebih dahulu bersenandung tujuannya untuk menjinakkan lebah. Kemudian ada juga pelaksanan lomba dangdut untuk menambah kemeriahan suasana festival. ***

Desa Pejangki Siap Menjadi Tuan Rumah Festival Tembulun

Pemkab Inhu sudah mengajukan permohonan anggaran ke Provinsi untuk pelaksanan sejumlah event pariwisata berupa festival di Kabupaten Inhu. Desa Pejangki salah satu tuan rumah pelaksanaan festival mengaku siap menjadi tuan rumah pelaksana.

“Kita siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Tembulun,” kata Kades Pejangki, Atan Puji.

Memang menurut kata Atan pihaknya sudah melakukan pengelolaan terhadap objek wisata air terjun Tembulun Berasap yang berada di desa itu. Selain itu baru-baru ini desa juga sudah melakukan perbaikan jalan. Namun kata Atan mereka masih membutuhkan jembatan. Atan juga menjelaskan bahwa masyarakat Pejangki umumnya antusias atas pelaksanaan festival itu. ***

Promosikan Wisata Lokal, DISPORAPAR INHU Siapkan 4 Festival

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Indragiri Hulu terus berupaya mempromosikan pariwisata daerah melalui sejumlah kegiatan. Seperti tahun ini akan digelar empat iven pariwisata hingga akhir tahun 2017.

“Empat iven yang tengah kita persiapkan itu merupakan ajang promosi wisata lokal dengan anggaran dari provinsi. Yakni Festival Tembulun, Festival Meduyan, Festival Kuliner Khas Inhu, dan Festival Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) atau yang dulu dikenal dengan Festival Batang Gansal,” ujar Kepala Bidang Pariwisata di Disporapar Inhu, Ahmad Fahmi, Kamis (14/09/2017).

Dia menjelaskan, Festival Tembulun akan digelar di Desa Pejangki. Karena di desa tersebut ada air terjun alami yang dinamakan Air Terjun Tembulun berasap. “Festival ini merupakan pertama kali diselenggarakan di sana. Sebelumnya masyarakat setempat sudah menyelenggarakan kegiatan serupa,” beber Fahmi.

Menurut Fahmi bila mengacu pada pengajuan semula dan yang telah disetujui bantuan keuangan yang akan dikucurkan untuk menyukseskan Festival Tembulun mencapai Rp 125 juta. Diperkirakan kegiatan tersebut paling lambat digelar pada November 2017.

Iven selanjutnya Festival Meduyan di Danau Meduyan, Desa Kota Lama. Kemudian Festival Kuliner untuk memperkenalkan makanan khas Inhu dan Festival TNBT.

“Nama TNBT sebelumnya sudah dikenal banyak orang. Nah, ini bisa menjadi peluang untuk pengelolaan pariwisata,” katanya.

Untuk tiga festival tersebut, hingga kini Disporapar masih belum menentukan waktu.

Terpisah, Kades Pejangki, Atan Puji menyampaikan, pihaknya sudah lama mengelola objek wisata Air Terjun Tembulun Berasap sebagai objek wisata unggulan daerah. Diantaranya membentuk masyarakat yang sadar wisata dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, aparat desa juga sudah melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas umum seperti jalan dengan menggunakan dana desa. ***

Festival Tembulun Berasap Pejangki
5 (100%) 2 votes
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Tinggalkan Balasan